Pasar dan bazar murah, memang sangat penting untuk mengantisipasi dalam menjaga stok atau kestabilan harga menjelang ramadhan, dan hari raya idul fitri bagi sebagian ibu rumah tangga. Pasalnya setiap saat menjelang tertentu harga sembako selalu naik.ย

Biasanya ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kenaikan harga dikarenakan permintaan kebutuhan pokok yang meningkat, ketersediaan bahan pokok, distribusi bahan pokok yang panjang tentunya akan cepat menipis. Selanjutnya pengaturan harga juga kondisi iklim dapat mempengaruhi harga.ย
Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh Engkus pada tahun 2017 melaporkan bahwa, ada beberapa hal yang menyebabkan naiknya harga menjelang Ramadhan diantaranya : a. Hukum permintaan dan penawaran (supply and demand), b. Penimbunan barang, c. Kinerja pasokan terganggu, dan d. Gaya hidup masyarakat yang relatif konsumtif.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota Bandung di portal berita Bandung pada Kamis/09/02/2023. Jelang puasa dan hari raya idul fitri Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) akan kembali melaksanakan pasar murah dan bazar murah di seluruh kecamatan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasilah mengatakan, pasar murah jelang Ramadhan akan dilakukan kembali pada tanggal 13 sampai dengan 12 Maret. Serta dalam satu hari akan ada dua kecamatan yang menggelar pasar murah.ย
โPasar Murah akan digelar kembali selama satu pekan dengan 30 kecamatan dan boleh warga lain dari luar kecamatan yang ingin ikut berbelanja, tentu tidak dibatasi,โ ujar Elly, Kamis (9/2).ย
Selanjutnya Elly mengatakan saat Ramadhan, akan dilaksanakan kembali pasar murah pada tanggal 24,27,28,29,30 Maret 2023. Lalu, jelang Idul Fitri pada tanggal 3,4,5,6 April 2023.
Selain itu, dari TP PKK Kota Bandung yang bekerja sama dengan beberapa distributor juga akan menggelar Pasar Murah di 15 kelurahan.ย
Selain Pasar Murah, Bazar Murah juga akan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2023. Dan untuk program Sidak Harga Barang Pokok akan dilakukan bersama Wali Kota Bandung.
“Pasar Murah menjual komoditas barang pokok. Sedangkan Bazar Murah itu berisi fesyen, kuliner, kraf, dan kebutuhan lain, yang banyak diminati pada saat menjelang Idul Fitri. Sedangkan untuk Operasi Pasar ditujukan kepada penerima manfaat golongan rumah tangga miskin,” jelasnya.
Elly juga mengatakan mengenai persiapan Pasar Murah yang sudah dikoordinasikan dengan para distributor, dan penyedia, diantaranya yaitu Wilmar, Indomarco, Bulog, RNI, Pertamina, Aprindo, Toko Tani, CV. Bagus, dan lainnya.
Komoditi yang akan disediakan di Pasar Murah dan Bazar Murah diantaranya ada minyak goreng kemasan, curah maupun minyak goreng kemasan premium.
Kemudian ada juga beras premium atau sedang, tepung terigu, telur ayam, gas 3 kg, gula putih, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam, dan sayuran.
